Tahun Baru; Moment Muhasabah & Hijrah
Tak terasa tahun telah berganti, bulan telah bergeser, hari terus berjalan, jarum jam terus berdentang, menit dan detik tak mau berhenti berputar. Kini telah kita masuki tahun baru hijriah 1436 H, kita tinggalkan 1435 H. Kita beralih tuk gapai masa depan dengan berpijak pada pengalaman pada tahun sebelumnya. Salah satu inti nilai tahun baru yang dapat dipetik adalah persiapan seseorang tuk menghadapi ahir hayatnya. Tahun baru adalah mome...nt yang tepat tuk instropeksi diri atau muhasabah, sebagaimana sebuah ungkapan, haasibuu anfusakum qobla antuhasabu ( hitung2lah dirimu sendiri sebelum engkau dihitung). Dalam beberapa kitab para salaf al-shalih memberikan tuntunan untuk menghitung amal perbuatannya tiap hari, dengan kata lain merekap amal perbuatannya dengan membuat semacam neraca amal baik dan buruk. Seberapa banyak atau apa saja amal baik yang dilakukan dan apa saja amal buruk yg sudah dikerjakan. Dengan rekap perhari akan diketahui rekap perminggu, dengan mendapati rekap perminggu akan dihitung rekap perbulan, dengan diperoleh rekap perbulan maka dijumpai rekap pertahun. Dan inilah yang akan dapat menuntun seseorang pada koreksi diri sehingga ia akan menuju dan selalu istiqomah pada ajaran Tuhannya. Jika pada tahun sebelumnya masih mudah melakukan hal yang dilarang Tuhan, maka tahun ke depannya harus mampu hijrah pada amal yang baik yang diridhaiNya. "Hidup BUKANlah bagaimana kita MEMULAInya dengan baik, namun sebaliknya bagaimana MENGAKHIRInya dengan sebaik2nya, mengakhirinya dengan rapor amal baik, dengan nilai ijasah kehidupan yg kumlaude, dengan gelar husnul khatimah". Semoga tahun2 ke depan akan selalu dalam kesejahteraan, kesehatan, kemudahan, kefahaman, kekuatan dhohir batin, dan keberkahan..aminnn...
Tak terasa tahun telah berganti, bulan telah bergeser, hari terus berjalan, jarum jam terus berdentang, menit dan detik tak mau berhenti berputar. Kini telah kita masuki tahun baru hijriah 1436 H, kita tinggalkan 1435 H. Kita beralih tuk gapai masa depan dengan berpijak pada pengalaman pada tahun sebelumnya. Salah satu inti nilai tahun baru yang dapat dipetik adalah persiapan seseorang tuk menghadapi ahir hayatnya. Tahun baru adalah mome...nt yang tepat tuk instropeksi diri atau muhasabah, sebagaimana sebuah ungkapan, haasibuu anfusakum qobla antuhasabu ( hitung2lah dirimu sendiri sebelum engkau dihitung). Dalam beberapa kitab para salaf al-shalih memberikan tuntunan untuk menghitung amal perbuatannya tiap hari, dengan kata lain merekap amal perbuatannya dengan membuat semacam neraca amal baik dan buruk. Seberapa banyak atau apa saja amal baik yang dilakukan dan apa saja amal buruk yg sudah dikerjakan. Dengan rekap perhari akan diketahui rekap perminggu, dengan mendapati rekap perminggu akan dihitung rekap perbulan, dengan diperoleh rekap perbulan maka dijumpai rekap pertahun. Dan inilah yang akan dapat menuntun seseorang pada koreksi diri sehingga ia akan menuju dan selalu istiqomah pada ajaran Tuhannya. Jika pada tahun sebelumnya masih mudah melakukan hal yang dilarang Tuhan, maka tahun ke depannya harus mampu hijrah pada amal yang baik yang diridhaiNya. "Hidup BUKANlah bagaimana kita MEMULAInya dengan baik, namun sebaliknya bagaimana MENGAKHIRInya dengan sebaik2nya, mengakhirinya dengan rapor amal baik, dengan nilai ijasah kehidupan yg kumlaude, dengan gelar husnul khatimah". Semoga tahun2 ke depan akan selalu dalam kesejahteraan, kesehatan, kemudahan, kefahaman, kekuatan dhohir batin, dan keberkahan..aminnn...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar